Buku The Science Of Getting Rich – Hak untuk Kaya

Buku The Science of Getting Rich karya Wallace D. Wattles merupakan buku cara menjadi kaya dan berkelimpahan. Buku ini hampir sama isinya dengan buku Think and Grow Rich karya Napoleon Hill. Buku The Science of Getting Rich ini diterjemahkan oleh AS Laksana, salah seorang cerpenis Indonesia yang karya-karya aku suka.

Dalam buku tersebut, dikatakan bahwa seagung apa pun orang bicara tentang kemiskinan, fakta tetap menunjukkan bahwa tidak mungkin orang menjalani kehidupan yang sempurna atau sukses kecuali ia kaya. Tidak ada orang bisa mencapai kemungkinan tertingginya dalam pengembangan jiwa atau bakat kecuali ia memiliki banyak uang. Diperlukan banyak hal sebagai sarana bagi seseorang untuk mengembangkan jiwa dan bakat, dan ia harus punya uang untuk mendapatkan semua yang ia butuhkan.

 tThe science of getting rich

The Science of Getting Rich – Ilmu menjadi kaya

Kaya sungguh sangat penting. Dengan memiliki banyak uang seseorang bisa memperoleh sebagian besar apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Benar kata orang, bahwa uang bukan segalanya. Tetapi dengan memilik banyak uang, persoalan-persoalan hidup dapat terselesaikan dengan mudah. Asalkan uang tersebut memang bersumber dan diperoleh dengan cara yang benar dan berkah.

Manusia mengembangkan pikiran, jiwa, dan raganya dengan memanfaatkan pelbagai sarana, dan masyarakat sudah terorganisir sedemikian rupa sehingga orang harus punya uang untuk mendapatkan sarana-sarana tersebut. Karena itu dasar dari seluruh kemajuan bagi manusia seharusnya adalah ilmu menjadi kaya.

Tujuan semua makhluk hidup adalah perkembangan; dan semua yang hidup punya hak untuk mewujudkan perkembangan yang bisa ia capai.

Buku The Science Of Getting Rich : Kaya itu hak setiap manusia

Hak manusia untuk hidup berarti juga hak untuk memanfaatkan secara bebas dan tanpa hambatan semua hal yang mungkin penting untuk pertumbuhan mental, spiritual, dan fisiknya secara maksimal. Dengan kata lain, hak dia untuk kaya.

Dalam buku ini, saya tidak akan bicara mengenai kaya secara kiasan. Menjadi benar-benar  kaya tidak berarti puas atau senang hanya memiliki sedikit. Tak seorang pun boleh puas dengan hal-hal sekadarnya jika ia mampu menggunakan dan menikmati lebih. Alam berproses menuju kemajuan dan perkembangan hidup; dan setiap orang seharusnya memiliki apa saja yang bisa meningkatkan kekuatannya; ia perlu menjalani hidup yang elegan, indah, dan berlimpah. Berbahagia pada situasi pas-pasan jelas keliru.

Baca juga:  5 Buku Pengembangan Diri Terbaik dan Legend

Orang disebut kaya ketika ia yang memiliki semua hal yang ia inginkan untuk mengembangkan dirinya. Dan orang yang tidak memiliki banyak uang tidak akan bisa mendapatkan semua yang ia inginkan. Kehidupan bergerak maju, dan menjadi sangat kompleks, sehingga rata-rata orang harus cukup kaya untuk bisa menjalani kehidupan dalam cara yang mendekati sempurna. Setiap orang secara alami ingin menjadi apa pun yang ia mampu wujudkan. Hasrat untuk mewujudkan pelbagai kemungkinan ini melekat pada sifat alami manusia. Kita selalu ingin menjadi apa saja yang kita bisa. Keberhasilan hidup adalah anda bisa menjadi apa yang anda inginkan. Dan anda bisa menjadi apa yang anda inginkan hanya dengan menggunakan perbagai sarana. Anda bisa menggunakan banyak hal secara bebas hanya jika anda cukup kaya untuk membeli itu semua. Memahami ilmu menjadi kaya karena itu menjadi ilmu paling penting dibandingkan semua ilmu pengetahuan lainnya.

Tak ada yang salah dengan kekayaan

Tak ada salahnya ingin menjadi kaya. Hasrat menjadi kaya adalah hasrat untuk menjalani kehidupan yang lebih berpunya, lebih utuh, dan lebih berlimpah. Dan hasrat ini layak dihargai. Orang yang tidak memiliki hasrat untuk hidup lebih berlimpah adalah abnormal. Begitu juga dengan orang yang tidak punya keinginan memiliki banyak uang untuk membeli semua yang ia inginkan.

Ada tiga motif untuk apa kita hidup. Kita hidup untuk raga, kita hidup untuk pikiran, kita hidup untuk jiwa. Tidak ada satu pun yang lebih baik atau lebih suci dibanding lainnya, semuanya sama. Dan tidak ada satu pun dari ketiganya—raga, pikiran, atau jiwa—bisa menikmati kepenuhan jika yang lainnya ditekan. Tidaklah benar atau mulia jika anda hidup hanya untuk jiwa dan menelantarkan pikiran dan raga; dan salah pula jika hanya memburu kepuasan intelektual dan menelantarkan raga atau jiwa.

Hasrat adalah potensi yang mencari pengungkapan

Kita sudah tahu konsekuensi menjijikkan jika kita hidup hanya untuk tubuh dan mengabaikan baik pikiran maupun jiwa. Kita paham bahwa kehidupan nyata tidak lain adalah ekspresi utuh yang bisa diberikan oleh manusia melalui tubuh, pikiran, dan jiwa. Orang boleh bicara apa saja, namun tak seorang pun akan benar-benar bahagia atau puas kecuali tubuhnya bisa menjalankan semua fungsi dengan baik, demikian pula dengan pikiran dan jiwanya. Di mana pun ada potensi yang tak terekspresikan, atau gagal dalam fungsi terbaiknya, di sana muncul hasrat yang tak terpuaskan. Hasrat adalah potensi yang mencari pengungkapan, atau fungsi yang mencari performa terbaik.

Baca juga:  Buku agama - Amazing Ramadhan

Orang tak bisa memuliakan tubuh tanpa makanan yang baik, pakaian yang nyaman, dan rumah yang hangat—juga tanpa kemerdekaan dari kerja keras. Istirahat dan rekreasi juga merupakan kebutuhan tubuh.

Orang tidak bisa memuliakan pikiran tanpa buku-buku dan waktu untuk membacanya, tanpa kesempatan untuk studi dan observasi, atau tanpa pergaulan intelektual.

Untuk memuliakan pikiran, orang harus mendapatkan rekreasi intelektual, dan harus dirinya sendiri karya-karya seni yang bisa ia nikmati dan apresiasi.

Untuk membuat jiwa menjalani hidup yang baik, orang harus memiliki cinta; dan cinta sulit diwujudkan oleh kemiskinan.

Anda harus mempunyai hasrat menjadi kaya

Dalam buku The Science of Getting Rich ini, kebahagiaan tertinggi manusia adalah ketika ia bisa memberikan yang terbaik kepada orang-orang yang ia cintai. Dan ekspresi yang sangat spontan dan alami dari cinta adalah memberi. Orang yang tidak punya apa pun untuk diberikan akan gagal menempati posisi terbaiknya sebagai suami, ayah, warga negara, atau sebagai manusia. Dalam kegunaan bendabenda itulah manusia bisa memberikan kehidupan yang utuh bagi tubuh, mengembangkan pikiran, dan memperkaya jiwanya. Karena itulah penting baginya untuk menjadi kaya.

Sepenuhnya benar bahwa anda seharusnya memiliki hasrat menjadi kaya; jika anda manusia normal anda hanya akan menyetujui itu. Sepenuhnya benar bahwa anda seharusnya memberi perhatian besar pada Ilmu Menjadi Kaya, karena ia adalah ilmu yang sangat mulia dan paling penting dari semuanya. Jika anda enggan mempelajarinya, anda menelantarkan diri sendiri, Tuhan, dan sesama; karena anda bisa tidak bisa menjalankan fungsi terbaik anda.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *